Lewati ke konten utama
Patung Lady Justice sebagai simbol hukum

Kanal Editorial

Gagasan Hukum untuk Ruang Publik

Editorial Edulaw menghadirkan analisis hukum, regulasi, dan kebijakan publik yang jernih untuk memperluas pemahaman bersama.

80
Artikel Terbit
4
Kategori Editorial

Editorial Utama

Sekuritisasi Aset? Menjadikan Aset menjadi Efek
Edulaw Insight

Di tengah tingginya backlog perumahan di Indonesia, sekuritisasi aset menjadi salah satu instrumen pembiayaan yang dapat memperkuat likuiditas sektor perumahan. Melalui mekanisme ini, piutang KPR dialihkan dan ditransformasikan menjadi Efek Beragun Aset (EBA) yang dapat diperdagangkan di pasar modal. Bagaimana mekanisme sekuritisasi aset bekerja dan siapa saja pihak yang terlibat di dalamnya?

5 menit baca Amirudin Nur Wahid

Arsip Editorial

Semua Editorial

Cari dan telusuri artikel berdasarkan kategori, kata kunci, dan urutan publikasi.

Restorative Justice di Sektor Keuangan: Antara Pemulihan Korban dan Batas Kepentingan Publik

Regulatory Update

Restorative Justice di Sektor Keuangan: Antara Pemulihan Korban dan Batas Kepentingan Publik

UU Nomor 4 Tahun 2026 memperkenalkan restorative justice (RJ) untuk tindak pidana sektor jasa keuangan sejak penyelidikan hingga persidangan. Mekanisme ini menekankan pemulihan korban melalui kesepakatan, tetapi tidak boleh dimaknai sekadar “membayar kerugian lalu perkara selesai”. Penerapannya harus menyeimbangkan pemulihan korban, pertanggungjawaban pelaku, kepentingan publik, serta perlindungan terhadap stabilitas dan integritas sektor jasa keuangan.

01 Oct 2026 · 7 menit baca

Memahami Kewenangan Direksi dalam Perseroan Terbatas

Legal 101

Memahami Kewenangan Direksi dalam Perseroan Terbatas

Direksi merupakan organ Perseroan Terbatas yang berwenang menjalankan pengurusan dan mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Kewenangan tersebut harus dijalankan untuk kepentingan serta sesuai maksud dan tujuan Perseroan. Setiap anggota Direksi wajib bertindak dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian. Kesalahan atau kelalaian yang menimbulkan kerugian dapat berujung pada pertanggungjawaban pribadi.

28 Sep 2026 · 7 menit baca

E-Voting dan Problem Kepercayaan: Dari Trust menuju Verifiability dalam Desain Pemilu

Edulaw Insight

E-Voting dan Problem Kepercayaan: Dari Trust menuju Verifiability dalam Desain Pemilu

E-voting bukan sekadar persoalan mempercepat pemungutan dan penghitungan suara, tetapi memastikan hasil pemilu dapat diverifikasi dan diaudit. Dalam demokrasi, kepercayaan kepada penyelenggara maupun teknologi tidak dapat menggantikan pembuktian. Kesiapan e-voting di Indonesia harus mencakup legitimasi konstitusional, kepercayaan institusional, keamanan teknologi, serta verifiability dan auditability. Tujuannya bukan sekadar trusted election, melainkan provable election.

26 Sep 2026 · 8 menit baca

Menanti UU Perampasan Aset: Belajar dari Penerapan Non-Conviction Based Asset Forfeiture

Regulatory Update

Menanti UU Perampasan Aset: Belajar dari Penerapan Non-Conviction Based Asset Forfeiture

Maraknya tindak pidana korupsi mendorong untuk pembuatan peraturan, supaya memberi efek jera terhadap para pelaku tindak pidana korupsi. peraturan sebelumya sudah membahas secara jelas hukuman untuk pelaku korupsi. akan tetapi, hukuman yang diberikan tidak dapat mengembalikan kerugian negara. maka pengesahan RUU Perampasan aset yang sudah diajukan ke DPR RI dianggap sebagai jalan utama untuk menghukum pelaku dan mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

23 Sep 2026 · 7 menit baca

Kontribusi Editorial

Punya gagasan hukum yang penting untuk ruang publik?

Edulaw membuka ruang bagi penulis dan mitra untuk mengembangkan artikel, analisis, serta kolaborasi pengetahuan hukum yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.